Bolehkah Seorang Suami Mencium Farji (Vagina) Istrinya?

by Murtadin Islam on 03:54 PM, 31-Aug-13

Oleh: Syaikh Abdul Hayyi Yusuf

Soal:

Saya memiliki satu pertanyaan yang saya malu menyampaikan-nya secara langsung. Saya harap Anda lapang dada menjawab dan memberikan keterangan tentangnya. Pertanyaan adalah: Apakah boleh seorang suami mencium farji istrinya atau istrinya mencium dan menjilati zakar suaminya?

Jawab:

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Yang Mahaesa. Shalawat dan salam atas Rasulullah yang tiada nabi sesudahnya, keluarga dan para sahabatnya. Selanjutnya, diharamkan atas seorang laki-laki mendatangi istrinya pada duburnya atau menggaulinya pada duburnya saat ia haid. Selain itu tidak dilarang berdasarkan keumumuman firman Allah Ta’ala:

نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ

Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. ” (QS. Al-Baqarah: 223)

Dan sabda Rasulullah saw, “Dan Dia mendiamkan beberapa perkara sebagai rahmat untuk kalian, bukan karena lupa, karena-nya janganlah bertanya-tanya tentangnya.” (HR. Daruquthni dan selainnya, dinyatakan hasan oleh Al-Hafidz Ibnu Rajab dalam Jami’ al-Ulum). Wallahu Ta’ala a’lam. [PurWD/voa-islam.ciom].

 

KOMENTAR AWAM:

Lho, kok tafsirannya ngelencer? Kenapa dan bagaimana QS. Al-Baqarah 223 dapat dipakai untuk dikenakan larangan kepada suami untuk mendatangi istrinya pada duburnya? Kita bukan sedang bicara soal moral yang seharusnya, kita bicara “hukum Allah swt” sebagaimana yang di-ayatkanNya dalam QS.2:223! Ayatnya jelas tidak melarang dan membatasi apa-apapun kecuali justru memberi hak dan keleluasan khusus kepada sang suami terhadap “ladang tanaman miliknya”.

Suka atau tidak suka, jijik atau tidak jijik, seluruh teks ayat tsb memungkinkan si suami untuk berexperimen-sex dan “bergaya” apa saja terhadap istrinya: dari depan, dari belakang, baring, duduk, felatio, membentuk posisi sungsang 69 dsb. Ini justru bersesuaian dengan makna yang tercantum dalam HS.Muslim 8:3363, demi menyawab apa yang di was-was kan oleh orang-orang Yahudi.

Dan apabila siistri menolaknya, maka ancaman dari ayat An-Nisaa 4:34 akan effektif menghukum si istri dengan pukulan dll.!
Dan ini kembali bersesuaian dengan kotbah Muhammad yang terakhir dipadang Arafat:

“Jika mereka (para istri) melakukan hal tsb (yi. melakukan hal-hal yang tidak pantas), maka Allah mengizinkan kamu untuk mengurung mereka dalam kamar terpisah danmemukul mereka, tapi jangan terlalu kejam… Perlakukan wanita baik-baik, sebab mereka seperti binatang peliharaan dirumah yang tidak mempunyai apa2 untuk dirinya…” (Al-Tabari, vol.9, pp.112-113).

Wanita kembali hanyalah disamakan dengan barang milik dan semacam “binatang-rumahan”. Betapa sedihnya fitrah-islami yang satu ini!

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

3 responses to "Bolehkah Seorang Suami Mencium Farji (Vagina) Istrinya?"

anyon geboy [01:44 PM, 01-Sep-13]

yg pada dasarnya udah murtad ya gitu dech tak jauh beda dengan seorang pengkhianat yg slalu menjelekan tempat asalnya meskipun saudara sendiri klianlah yg termasuk setan jahanam

anyon geboy [01:45 PM, 01-Sep-13]

yg pada dasarnya udah murtad ya gitu dech tak jauh beda dengan seorang pengkhianat yg slalu menjelekan tempat asalnya meskipun saudara sendiri klianlah yg termasuk setan jahanam

Murtadin Islam [08:13 AM, 02-Sep-13]

@anyon geboy, baca quran surah maryam ayat 71

Subscribe to comment feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)